Mengetahui kualitas air minum merupakan sesuatu yang wajib dilakukan oleh para pemilik usaha pengolahan air bersih menjadi air minum atau lainya. Dengan adanya kontrol tersebut maka kualitas air minum akan tetap terjaga dan akan berdampak positif pada kesetiaan pelanggan terhadap usaha yang Anda geluti.

PH meter digital

 

Salah satu parameter utama yang mempengaruhi kualitas air adalah dari segi kimia. Aspek kimia berupa pH air akan secara langsung berpengaruh terhadap rasa air. Air yang baik dan sehat untuk diminum adalah air dengan pH normal yang sudah distandardisasi oleh Departemen Kesehatan RI dengan kisaran pH 6,5-8,5. Dan perlu diketahui bahwa pH air yang rendah dapat menyebabkan rasa air menjadi kecut/masam, begitu juga sebaliknya, jika pH air melebihi standar normal maka akan menyebabkan air terasa pahit.

Cara terbaik untuk mengetahui kualitas air minum adalah dengan menguji ke laboratorium di kota setempat per 3 bulan sekali meliputi pemerisaan fisika, kimia dan bakteriologi. Biaya pemeriksaan bervariasi di tiap kota, antara Rp 250.000 hingga Rp 1.500.000 dan lama pemeriksaan umumnya 1-2 minggu. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan pH meter untuk mengetahui kualitas air. Keuntungan yang didapatkan dari penggunaan pH meter ini adalah dapat dipakai secara berulang-ulang dengan nilai pH yang terukur relatif cukup akurat.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai topik pembahasan kita kali ini, alangkah lebih baik apabila kita mengulik sedikit mengenai pH meter. PH meter adalah sebuah alat elektronik yang digunakan untuk mengukur pH (kadar keasaman atau alkalinitas) ataupun basa dari suatu larutan (meskipun probe khusus terkadang digunakan untuk mengukur pH zat semi padat).

Pada umumnya terdapat dua jenis pH meter yang bisa digunakan untuk mengukur air minum, yaitu pH meter digital dan pH meter analitik. Akan tetapi pengukuran yang lebih akurat ialah dengan menggunakan pH meter digital.

Cara kerja dari pH meter digital adalah dengan cara mencelupkan kedalam air yang akan diukur (kira-kira kedalaman 5cm) dan secara otomatis alat bekerja mengukur. Pada saat pertama dicelupkan angka yang ditunjukkan oleh display masih berubah-ubah, tunggulah kira-kira 2 sampai 3 menit sampai angka digital stabil. Hasil output pH meter berupa angka yang menunjukan skala pH antara 0 hingga 14. Sifat asam mempunyai pH antara 0 hingga 7 dan sifat basa mempunyai nilai 7 hingga 14. Ada beberapa larangan penggunaan cairan yang tidak boleh dipergunakan pada pH meter ini, diantaranya :

  1. Air panas dengan suhu melebihi suhu kamar karena pengukuran menjadi tidak presisi
  2. Air Es / air dingin dengan suhu dibawah suhu kamar karena pengukuran menjadi tidak presisi
  3. Jenis air atau cairan lainnya yang tidak masuk dalam range pengukuran dari spesifikasi alat ini

PH meter digital ini perlu dilakukan kalibrasi apabila pemakaian sudah mencapai beberapa lama misalnya 3 tahun, hal ini dapat menyebabkan pengukuran PH menjadi kurang akurat. PH meter dapat dikalibrasi menggunakan larutan standar misalnya Solusi PH7, PH10 atau PH14. Pada saat pertama kali Anda terima alat ini maka kondisi PH meter adalah telah siap untuk digunakan pengukuran. Hal ini dikarenakan telah dikalibrasi oleh pihak pabrik dengan hasil kalibrasi dilampirkan dalam kotak dus.