Perbedaan Antara Air RO Dengan Air Mineral

Setiap orang harus mengkonsumsi untuk dapat menunjang saat melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa mengkonsumsi air, mahluk hidup tidak akan bertahan karena air merupakan kebutuhan utama dalam tubuh. Air memiliki banyak manfaat, terutama bagi manusia yang akan mengkonsumsinya. Diantaranya untuk aktivitas sehari-hari – hari, memperbaiki sistem pencernaan tubuh, mengeluarkan racun dari tubuh, meningkatkan metabolisme, menstabilkan konsentrasi, menjaga kulit, dan masih banyak lainya kegunaan air bagi manusia.

Banyak orang yang bertanya-tanya, perbedaan dari air RO dan air mineral. Dengan menggunakan alat tds meter disini saya akan mencoba menjelaskan atau mendeskripsikan perbedaan mendasar dari kedua jenis air tersebut.

Air mineral

Pengolahan air mineral menggunakan teknik tritmen filtrasi, ultrafiltrasi, dan menggunakan penyiaran ultraviolet. Proses awal yang dilakukan adalah tritmen filtrasi, proses filtrasi ultra kemudian dilakukan untuk mendapatkan air minum yang baik, dan untuk selanjutnya menggunakan proses ultraviolet untuk membunuh kuman di air. Air mineral adalah minuman yang mengandung mineral. Mineral Ada dua jenis mineral organik dan mineral non organik.

Mineral organik lebih baik disarankan untuk di konsumsi daripada air mineral non-organik. Hal ini di karenakan jika tubuh kita terlalu banyak mengkonsumsi air mineral yang mengandung mineral nonorganik dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Seperti penyakit katarak yang disebabkan mineral nonorganik yang tersimpan di mata. Air di air mineral biasanya berkisar antara 40 ppm sampai 500 ppm.

Air reverse osmosis RO

RO adalah singkatan dari Reverse Osmosis. Reverse osmosis adalah mesin yang digunakan untuk melakukan pengolahan air tersebut. Air RO baik umumnya melalui langkah – langkah penyaringan, ultrafiltrasi menggunakan mesin RO, lalu penyinaran ultraviolet untuk membalikkan hasil air osmosis yang lebih sehat. Dari air minum reverse osmosis menghasilkan air yang baik dengan memasukkan sepuluh liter air, empat liter air bersih dan air kotor enam liter. Biasanya TDS dalam air RO pergi dari 0 ppm sampai 20 ppm.

Dengan penjelasan di atas semoga dapat memberikan and pandangan tentang perbedaan kandungan air mineral dan air RO. Pada dasarnya Air RO dan air mineral sangat baik untuk dikonsumsi, hal ini kembali lagi ke kita untuk lebih memilih yang mana.