Saat membeli galon air mineral baik itu baru maupun isi ulang, biasanya kita akan mendapatkan tisu. Tisu tersebut mengandung alkohol yang dapat digunakan untuk membunuh bakteri dan kuman yang terdapat pada mulut galon.

Namun terkadang orang sering lupa dan mengabaikan kebersihan dari dispenser dan hanya membersihkan bagian galonnya saja. Padahal jika dalam jangka panjang dispenser air tersebut tidak dibersihkan maka akan memberi peluang bagi bakteri berbahaya untuk dapat tumbuh dan berkembang biak.

Tidak banyak yang tau bagaimana cara yang benar untuk dapat membersihkan dispenser dari kuman dan lapisan tipis kerak yang menempel pada bagian dalam dispenser. Karena dianggap sulit kadang kerak tersebut malah dibiarkan begitu saja, padahal secara tidak langsung hal tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh kita.

Agar terjadwal, membersihkan dispenser air minum dapat dilakukan setiap 2 bulan sekali. Jika air galon sudah habis dan membutuhkan pergantian galon, kamu bisa sekalian membersihkan dispensernya. Tidak membutuhkan waktu yang lama kok.

Ada banyak cara membersihkan dispenser. Bagi yang sudah terbiasa dengan bahan kimia, mereka akan menggunakan karbol. Namun cara ini tidak dianjurkan karena karbol lebih cocok digunakan untuk membersihkan kamar mandi.

Jika dalam prosesnya tidak benar-benar bersih, maka karbol yang tersisa di dalam dispenser malah berbahaya bagi air minum dan tubuh kita.

air rebusan lemon

air rebusan lemon

Sebenarnya ada cara yang sederhana dan mudah untuk dapat membersihkan noda dan kerak pada dispenser dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Rebus irisan lemon dengan menggunakan air sampai mendidih selama kurang lebih 2 hingga 3 jam.
  • Sebelum mengganti galon air yang ada di dispenser, gunakan air lemon yang telah direbus tadi untuk mencuci dispenser terlebih dahulu.
  • Cuci tabung pengeluaran dispenser dengan menggunakan air lemon tadi.
  • Tuangkan desinfektan (obat steril) ke dalam tabung dispenser dan rendam selama 10-15 menit.
    Desinfektan juga merupakan bahan kimia, namun lebih aman karena biasa digunakan di fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit.
  • Buka kran dispenser untuk membuang atau mengeluarkan air yang bercampur desinfektan.
  • Bersihkan bagian belakan dispenser menggunakan kain atau lap yang diberi sedikit air serta desinfektan.
  • Bilas bagian dalam dispenser menggunakan air bersih setelah selesai lap menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol.
  • Setelah itu pasang galon air baru, jangan lupa setelah selesai memasang buka katup pengeluaran air, agar air sisa yang masih terdapat di dalam dispenser dapat keluar.

Tidak hanya membersihkan, perawatan juga perlu dilakukan. Kamu perlu membuang air yang menggenang dalam tadahan air agar tidak ada bakteri atau jentik nyamuk yang berkembang biak disana.

Sekali-sekali bersihkan debu yang menempel pada dispenser. Meski hal ini tidak berpengaruh langsung pada air di dalam galon atau dispenser, lingkungan sekitar galon yang bersih memperkecil kemungkinan debu masuk di air yang dituang ke gelas. Ini juga membuat kita merasa nyaman, bukan?

Jadi sangat dianjurkan bagi mereka yang menggunakan dan memiliki dispenser untuk dapat membersihkan serta mendesinfeksi secara teratur. Selain dapat menjamin dispenser anda akan berfungsi secara normal, juga dapat mengurangi kemungkinan penyebaran penyakit yang terjadi akibat kuman atau bakteri yang tertinggal di dispenser.